Turunkan Tingkat Aktivitas Berpikir Anda, dan kenali kondisi pikiran Alpha Anda

www.wisdomhypnotherapy.com – Saat Anda melakukan aktivitas secara bersamaan, seperti mengemudikan kendaraan sambil menerima telpon genggam dan mendengarkan alunan musik, bahkan menyempatkan diri untuk melihat informasi siapa orang yang sedang melintas di trotoar jalan, maka sebenarnya tubuh dan pikiran Anda membutuhkan lebih banyak energi untuk melakukan hal tersebut.

Oleh karenanya sebelum Anda merasakan sebuah kepenatan dalam pikiran Anda, maka sempatkanlah untuk melakukan sebuah aktivitas tertentu yang sama sekali tidak berkaitan dengan aktivitas lainnya. Sebagai contoh, disaat pekerjaan Anda sangat membutuhkan tingkat berpikir yang tinggi, maka seringkali Anda mati-matian berjuang untuk segera menyelesaikan pekerjaan tersebut, sampai-sampai bagi Anda yang menunaikan ibadah sholat dzuhur dan asar, Anda lupakan ditengah tingginya tingkat emosional Anda.

Jika kondisi tersebut Anda lakukan hampir setiap hari, maka gelombang pikir Anda semakin lama semakin berkutat di Gelombang level pikiran Beta yaitu antara 24 – 14 cps (putaran otak per detik).

Disaat Beta, putaran berpikir seseorang menjadi lebih cepat, maka efek buruknya adalah di level pikir ini seseorang menjadi lebih emosional dan gegabah dalam melakukan sebuah tindakan. Inilah awal terjadinya stress/tekanan dalam diri seseorang.

Namun apabila seseorang mampu menuju ke gelombang pikir Alpa, maka tingkat emosional seseorang menjadi jauh lebih stabil, kegelisahan, ketakutan, ketidak-nyamanan, dll perlahan-lahan mulai reda pada saat seseorang ada  di gelombang pikir Alpa.

Putaran otak per detik saat seseorang masuk ke gelombang pikir Alpa berkisar antara 14-7 cps (cycle per second). Hal ini berarti gelombang pikir Alpha dapat menurunnya kecepatan berpikir otak seseorang, namun bukan melemahkan seseorang untuk berpikir kreatif, akan tetapi dapat memandu orang tersebut untuk memiliki fokus yang tajam sekaligus memunculkan sebuah ide, gagasan dan daya krativitas tertentu.

Inilah mengapa Tuhan menciptakan sebuah tuntunan ibadah kepada hambanya, sebagai contoh disaat seseorang tengah berkutat dengan berbagai pekerjaan dan aktivitas yang memeras otak dan pemikiran di siang hari, maka Tuhan memberikan tuntunan Sholat Dzuhur dan Asyar. Kedua tuntunan tersebut boleh jadi merupakan langkah preventif bagi manusia agar seseorang tidak terus menerus dalam kondisi pikiran Beta di setiap aktivitas kehidupannya.

Kegiatan keagamaan yang memang sama sekali dituntun untuk sementara meninggalkan pemikiran duniawi (pekerjaan, hutang, masalah di kantor, keluarga, dll) menjadikan seseorang menjadi fokus dan menuju ke kondisi alpha yang dapat menghilangkan tingkat stress dan emosi negatif seseorang

Andri Hakim, Hypnotherapist