Ratusan Guru se Jawa Barat mengikuti Seminar Hypnosis In Teaching di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, 4 Desember 2010

Walaupun kata “hipnosis” sudah lama digunakan oleh seorang ahli bedah asal Skotlandia yaitu “James Braid” sebelum tahun 1900-an, kata hipnosis telah menjelaskan bahwa adanya fenomena transakibat adanya “tidur saraf” yang muncul karena perhatian terfokus oleh sebuah objek tertentu.

Sejak itulah dalam berbagai literatur hipnosis, mengatakan bahwa kondisi hipnosis adalah “kondisi atau keadaan saat manusia cenderung lebih sugestif” dan ada sebuah fenomena trans yang terjadi akibat adanya “tidur saraf” atau tidurnya pikiran bawah sadar seseorang. Hipnosis bukanlah hal yang aneh dan berkaitan dengan hal-hal yang terkesan super, namun hipnosis hadir di setiap situasi dan aktivitas kehidupan Anda, termasuk dalam setiap proses belajar mengajar seseorang. Dan luar biasanya,  Ketika Anda berada dalam kondisi hipnosis, Anda dengan mudah menerima informasi atau saran-saran dari orang lain.

Hipnosis dapat diartikan sebagai sebuah kondisi relaks, fokus, atau konsentrasi, yang menjadi ciri khas dari kondisi tersebut sensor-sensor panca indera manusia menjadi jauh lebih aktif. Inilah rahasia mengapa dalam kondisi hipnosis seringkali terjadi fenomena diluar nalar manusia.

Seiring dengan perkembangan zaman ternyata ilmu hipnosis semakin marak dan mulai digemari oleh berbagai khalayak khususnya di Indonesia. Berbagai pelatihan dan pusat hipnosis bermunculan dengan ide dan kraetifitasnya masing-masing. Namun masih banyak juga yang menganggap ilmu hipnosis identik dengan hal-hal yang bersifat mistis dan magis.

Beberapa komunitas tertentu masih menganggap bahwa hipnosis tidak dapat di ilmiahkan, kemampuan mempengaruhi seseorang dengan hipnosis dianggap sebagai kemampuan yang terjadi karena adanya makhluk-makhluk kasat mata yang membantu sehingga proses hipnosis terjadi.

Setiap pendapat pasti memiliki alasannya masing-masing. Sebuah perbedaan dan pendapat merupakan rahmat Allah SWT yang diberikan kepada seluruh manusia agar terciptanya diskusi, rembuk, konfrensi, dll yang pada akhirnya menghasilkan sebuah  kesimpulan bersama

Seminar Hypnosis In Teaching yang diselenggarakan oleh LPPM UPI bandung, khusus mengupas tentang hipnosis tidak langsung (Indirect Hypnosis) yang dapat diaplikasikan oleh guru, pengajar, pendidik dalam proses belajar dan mengajar. Seminar Hypnosis  ini dihadiri sekitar 200 Guru dari beberapa Kabupaten di Jawa barat guna memberikan penjelasan bahwa kualitas “sosok guru” sebagai pendidik dan panutan perlu terus dipelihara, karena emosi dan pikiran bawah sadar siswa dengan mudah merekam dan meniru setiap perkataan-perkataan dan pola bahasa yang diucapkan oleh seorang guru sehari-hari.

Andri Hakim, dalam hal ini sebagai penulis dan salah satu pembicara seminar yang bertemakan “Cara Mudah Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Berbasis Standard Proses Pendidikan Nasional, dengan Tema ” Hypnosis In Teaching” berharap bahwa setiap Guru di Indonesia mampu menjadi suri tauladan yang dapat memberikan semangat, motivasi dan inspirasi kepada seluruh muridnya.  Keunikan dari seminar ini , setiap peserta mendapatkan buku “hypnosis In Teaching” dan juga memperoleh tanda tangan langsung dari penulisnya.

4 Desember 2010

www.wisdomhypnotherapy.com