Menyusun Sugesti, Menyusun Masa Depan

sugesti wisdom hypnotherapy

www.wisdomhypnotherapy.com – Kata diibaratkan seperti” pedang”, hanya dengan kata-kata maka segalanya bisa bermasalah atau segalanya bisa disolusikan. Sebuah kata yang berunsur negatif seringkali dapat berdampak negatif bagi yang orang lain. Saya jadi teringat saat saya kuliah, saat semester pertama saya kuliah, tiba tiba kita diributkan oleh tawuran antar fakultas, sebagai mahasiswa baru tentu saja saya sangat kebingungan mengapa harus ada “tawuran” antar saudara se Universitas. Selidik demi selidik, akar permulaan tawuran dikarenakan salah satu mahasiswa fakultas x yang sudah deket dengan mahasiswi fakultas Y, tiba tiba jadian dengan mahasiswa fakultas y, Tentu saja mahasiswa fakultas x tidak terima dan terjadilah perkelahian antara mahasiswa x dan mahasiswa Y, sehingga dampaknya terjadilah tawuran antar universitas, yaitu fakultas x dengan fakultas y. wow .. luar bisa, hanya permasalahan pribadi saja, bisa berdampak pada sesuatu yang jauh lebih lus.

Peristiwa diatas pastinya bisa terjadi karena komunikasi. Ya, disatu sisi mahasiswa fakultas x menganggap bahwa komunikasi non verbal misalnya dengan mengajak seseorang makan siang bareng, pergi bareng, nonton bareng, dll sebagai bentuk komunikasi efektif dan tidak perlu melakukan konfirmasi kepada yang bersangkutan . Namun disisi lain sebagai pihak wanita, mahasiswi fakultas y,  membutuhkan komitmen dalam bentuk verbal dan konsistensi melalui kata-kata yang langsung mengena ke intinya, seperti “I Love U” , ‘ mau jadi cewek gue” dll.

Belajar dari kejadian tersebut, maka melalui tulisan ini saya memandang bahwa kata-kata yang diucapkan adalah penentu masa depan, dan kata-kata yang sudah dirangkai dengan indah dan memiliki efek positif terhadap orang lain kita sebut sebagai sugesti. Jika setiap orang mampu memparaktekkan sugesti positifnya kepada orang disekitarnya, maka tidak ada lagi masalah yang tidak ada solusinya. Tidak ada kasus stress, depresi bahkan bunuh diri hanya akibat putus cinta, perceraian, perselingkuhan, dll karena setiap orang mampu saling memberikan sugesti positif untuk lingkungannya. Sugesti positif yang diikuti dengan komunikasi non verbal seperti senyuman, jabat tangan, rangkulan, dll) mampu meningkatkan kualitas komunikasi.

Seorang Ibu mampu memberikan sugesti positif manakala anaknya punya kasus putus cinta misalnya, atau seorang guru mampu memberikan sugesti positif untuk meningkatkan kualitas belajar siswa siswinya, seorang pemilik bisnis mampu memberikan sugesti positif nya kepada tim bisnisnya sehingga seluruh karyawan memiliki rasa memiliki satu dengan lainnya, dan jika ini terjadi maka masa depan jauh lebih baik, karena semuanya disikapi dengan pikiran positif  yang merupakan efek dari sugesti positif.

Salam keberuntungan.