Memahami Kondisi Hipnosis

www.wisdomhypnotherapy.com – Dalam literatur hypnosis, sebenarnya, kondisi hypnosis adalah kondisi atau keadaan saat manusia cenderung lebih ”sugestif”. Ketika berada dalam kondisi seperti itu, berarti seseorang dengan mudah menerima informasi atau saran-saran dari orang lain. Jika saran itu positif, hal itu akan bermanfaat dan menjadi nilai-nilai baru yang dapat mengubah pola-pola lama yang ada dalam diri seseorang. Namun, kondisi hypnosis dapat bervariasi sesuai dengan situasi dan kondisi seseorang.

Kondisi Hypnosis juga merupakan sebuah ”kondisi” ketika seseorang dapat menyerap informasi dengan cepat, yang merupakan bagian dari konsentrasi. Semakin seseorang masuk ke dalam ”kondisi hypnosis” tersebut, tingkat sugestivitasnya, seperti daya serap, daya ingat dan daya pikir, juga semakin baik. Artinya, potensi-potensi panca inderanya jauh lebih aktif daripada biasanya.

Kondisi hypnosis yang dimaksud memiliki level-level sugestif, mulai dari sugestif ringan, sugestif sedang, sampai sugestif dalam (deep hypnosis). Level sugestif ringan berarti seseorang sudah mulai menerima, mencerna, dan merekam sebuah informasi positif dengan mudah ke dalam memori.

Pada level sugestif sedang, seseorang menerima informasi positif jauh lebih cepat daripada sugestif ringan. Sementara itu, pada level sugestif dalam yang disebut juga dengan “kondisi trance”, seseorang dapat menerima dan memahami sebuah informasi terkini dengan mudah. Bahkan, ia dapat langsung memahami secara cepat maksud dari informasi tersebut (automatic answer).

Ada anggapan bahwa seseorang yang kondisi kejiwaannya lemah, sering kosong, dan sebagainya, cenderung lebih mudah memasuki kondisi hypnosis. Hal itu merupakan pendapat yang keliru. Hanya mereka yang memiliki kondisi kejiwaan yang tenang sajalah atau memiliki kebiasaan untuk berkonsentrasi secara internal (sering membaca, bermeditasi, berdoa), cenderung lebih mudah memasuki kondisi hypnosis.

Berikut ini garis besar ciri-ciri kondisi hypnosis yang dideskripsikan oleh pakar Hypnosis/Hypnotherapy :

  1. Perhatian yang terpusat/fokus tunggal (ke dalam kondisi internal)
  2. Relaksasi kondisi fisik.;
  3. Peningkatan kemampuan sebagian atau seluruh pancaindra;
  4. Pengendalian refleks dan aktivitas fisik;
  5. Respons (untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukan sesuatu) terhadap pengaruh pasca hypnosis.

Salam Wisdom Hypnotherapy

Andri Hakim