Konsep Hipnoterapi

AndriHakim100

Seputar Hipnosis dan hipnoterapi

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, persepsi masyarakat terhadap hipnosis secara perlahan-lahan telah bergeser dari persepsi negatif menjadi positif. Pandangan hipnosis tentang hal-hal yang berhubungan dengan unsur magis, mistis dan berkaitan dengan kuasa kegelapan, secara perlahan-lahan telah bergeser menjadi logis, dan ilmiah. Ini dikarenakan metodologi pembelajaran hipnosis memudahkan setiap orang dalam mempelajarinya.

Manfaat hipnosis sebenarnya telah dirasakan ke berbagai bidang kehidupan mulai dari pelajar, pengajar dan berbagai Materi Pelatihan medis telah menerapkan hipnosis untuk meningkatkan kualitas diri; memotivasi diri; mengatasi berbagai gangguan emosional; membantu proses penyembuhan; meningkatkan prestasi seseorang, memudahkan Materi Pelatihan medis dalam penanganan kepada pasien, dll.

Sebelum kita memahami istilah hipnoterapi, maka kita perlu mengingat kembali kata  “hipnosis” yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu Hypnos yang berarti “tidur”. Istilah ini dikenalkan oleh James Braid’s pada tahun 1843 yang memiliki arti lebih dalam yaitu “neuro-hipnosis”, yang berarti “tidur dari sistem syaraf”.

Seseorang yang dalam kondisi hipnosis akan menampilkan beberapa karakteristik dan kecenderungan yang berbeda dibandingkan dengan seseorang yang tidak dalam kondisi hipnosis, yaitu adanya kecenderungan seseorang untuk mudah menerima saran atau sugesti (hyper-sugestion).

Hipnoterapi merupakan terapi yang dilakukan pada oleh seorang hipnoterapis kepada clientnya dalam kondisi hipnosis. Dengan sugesti penyembuhan (hypno-therapeutic), hipnoterapi dapat memodifikasi perilaku klien mulai dari  emosional, sikap, serta berbagai macam kondisi termasuk kebiasaan buruk, kecemasan, stres yang berhubungan dengan penyakit akut maupun kronis, manajemen rasa sakit dan nyeri, dan pengembangan pribadi manusia.

Hipnoterapis adalah seorang terapis yang menggunakan hipnosis sebagai prosedur utama dalam membantu klien untuk mencapai tujuan mereka. Seorang hipnoterapis seringkali memiliki perbedaan pandang dengan terapist emosional lainnya dikarenakan  hipnoterapis berfokus pada peran pikiran bawah sadar (subsconcious) klient serta pengaruhnya di dalam kehidupan klien.

Profesi Hipnoterapis  sebenarnya telah muncul sejak tahun 1973, saat itu Dr. John kappa, pendiri Hipnosis Motivation Institute (HMI), menulis dan didefinisikan profesi seorang hipnoterapis di Federal Dictionary of Occupational Titles
yaitu seseorang yang :

  1. Menginduksi seseorang hingga menuju ke kondisi hipnosis guna memotivasi klien untuk meningkatkan atau mengubah pola perilaku
  2. Melakukan konsultasi kepada klien untuk menentukan inti permasalahan (core of Problems)
  3. Mempersiapkan klien untuk memasuki kondisi hipnosis dengan menjelaskan bagaimana hipnosis bekerja dan apa saja akan dirasakan atau dialami oleh klien.
  4. Melakukan serangkaian tes untuk menentukan tingkat sugesti baik secara fisik maupun emosional klien
  5. Menggunakan metode dan teknik hipnosis berdasarkan interpretasi dan analisa masalah klien.
  6. Melatih  klien untuk mampu melakukan kondisi self hipnosis secara sempurna.

Sumber : Andri Hakim, Buku Hipnoterapi, 2010