Hypnosis, Hypnotherapy & Hypnotherapist

www.wisdomhypnotherapy.com – Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, persepsi masyarakat terhadap hypnosis secara perlahan-lahan telah bergeser dari persepsi negatif menjadi positif. Pandangan hypnosis tentang hal-hal yang berhubungan dengan unsur magis, mistis dan berkaitan dengan kuasa kegelapan, secara perlahan-lahan telah bergeser menjadi logis, dan ilmiah. Ini dikarenakan metodologi pembelajaran hypnosis memudahkan setiap orang dalam mempelajarinya.

Manfaat hypnosis sebenarnya telah dirasakan ke berbagai bidang kehidupan mulai dari pelajar, pengajar dan berbagai praktisi medis telah menerapkan hypnosis untuk meningkatkan kualitas diri; memotivasi diri; mengatasi berbagai gangguan emosional; membantu proses penyembuhan; meningkatkan prestasi seseorang, memudahkan praktisi medis dalam penanganan kepada pasien, dll.

Sebelum kita memahami istilah hypnotherapy, maka kita perlu mengingat kembali kata”hypnosis” yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu Hypnos yang berarti “tidur”. Istilah ini dikenalkan oleh James Braid’s pada tahun 1843 yang memiliki arti lebih dalam yaitu “neuro-hypnosis”, yang berarti “tidur dari sistem syaraf”.

Seseorang yang dalam kondisi hypnosis akan menampilkan beberapa karakteristik dan kecenderungan yang berbeda dibandingkan dengan seseorang yang tidak dalam kondisi hypnosis, yaitu adanya kecenderungan seseorang untuk mudah menerima saran atau sugesti (hyper-sugestion).

Hypnotherapy merupakan terapi yang dilakukan pada oleh seorang hypnotherapist kepada clientnya dalam kondisi hypnosis. Dengan sugesti penyembuhan (hypno-therapeutic), hypnotherapy dapat memodifikasi perilaku klien mulai dari emosional, sikap, serta berbagai macam kondisi termasuk kebiasaan buruk, kecemasan, stres yang berhubungan dengan penyakit akut maupun kronis, manajemen rasa sakit dan nyeri, dan pengembangan pribadi manusia.

Hypnotherapist adalah seorang terapis yang menggunakan hypnosis sebagai prosedur utama dalam membantu klien untuk mencapai tujuan mereka. Seorang hypnotherapist seringkali memiliki perbedaan pandang dengan terapist emosional lainnya dikarenakan hypnotherapist berfokus pada peran pikiran bawah sadar (subsconcious) klient serta pengaruhnya di dalam kehidupan klien.

Profesi Hypnotherapistsebenarnya telah muncul sejak tahun 1973, saat itu Dr. John kappa, pendiri Hypnosis Motivation Institute (HMI), menulis dan didefinisikan profesi seorang hipnoterapis di Federal Dictionary of Occupational Titles yaitu seseorang yang :

  1. Menginduksi seseorang hingga menuju ke kondisi hipnosis guna memotivasi klien untuk meningkatkan atau mengubah pola perilaku
  2. Melakukan konsultasi kepada klien untuk menentukan inti permasalahan (core of Problems)
  3. Mempersiapkan klien untuk memasuki kondisi hipnosis dengan menjelaskan bagaimana hypnosis bekerja dan apa saja akan dirasakan atau dialami oleh klien.
  4. Melakukan serangkaian tes untuk menentukan tingkat sugesti baik secara fisik maupun emosional klien
  5. Menggunakan metode dan teknik hypnosis berdasarkan interpretasi dan analisa masalah klien.
  6. Melatih klien untuk mampu melakukan kondisi self hypnosis secara sempurna.

Andri Hakim

Salam Wisdom Hypnotherapy