Category Archives: Testimoni

Nenny, Alumni Wisdom Hypnotherapy Surabaya, Doa sebagai Kunci Keberuntungan

AndriHakim106

Pengalaman menarik dan berkesan bagi saya, ketika mulai memasuki dunia kerja setelah lulus kuliah. Ketika saya mulai terkesan dengan pengalaman salah satu ustaz dan membaca buku yang berjudul “The Miracle of Giving”, saya mulai meyakini bahwa hal yang kita lakukan

Andriyani Lay, Psikolog Alumni Wisdom Hypnotherapy Surabaya, Doa dan Imajinasi Kesembuhan

AndriHakim97

Ketika itu saya masih kuliah menyelesaikan program profesi saya sebagai psikolog. Saya harus menyelesaikan praktik untuk kasus klinis anak pada sebuah panti asuhan di luar kota. Saya mengalami sakit demam dan sudah hampir tiga hari belum sembuh, padahal sudah minum

Mian, Alumni Wisdom Hypnotherapy Bekasi, Realisasi Ucapan dan Doa orang Tua

AndriHakim99

Semasa akhir di kelas 3 SMP, saya disuruh Bapak menagih uang pinjaman ke orang lain. Biasanya yang menagih adalah Ibu, dikarenakan Ibu saya baru saja operasi hernia jadi harus tinggal di rumah untuk beberapa bulan. Setiap akan menagih uang, Bapak

Amru Hidayah, Guru Alumni Wisdom Hypnotherapy Surabaya, Mimpi sebagai Sebuah Awal Keberuntungan

harmoni

Hidup adalah sebuah perjalanan, mengalir bagai air yang tidak henti dan tidak juga dapat ditahan. Terjadi meski disukai atau dibenci, semua terjadi dalam garis Ilahi begitu juga perjalanan hidup saya ini. Tahun 2004 merupakan tahun kesusahan sekaligus keberuntungan saya. Awal

Aditya Yuda, Mahasiswa Alumni Wisdom Hypnotherapy Surabaya, Sebuah Doa Kesembuhan

AndriHakim95

Pada Januari 2010, saya terserang demam berdarah, badan saya lemas tanpa memiliki daya dan upaya lagi, sampai akhirnya keluarga membawa saya untuk rawat inap di rumah sakit. Pada malam pertama di rawat, masih jelas dalam ingatan bagaimana menggigilnya badan saya.

Dian Puspitasari, Account Officer, Alumni Wisdom Hypnotherapy Surabaya, Affirmasi Kebahagiaan sebagai Kebiasaan

AndriHakim100

Saya selalu membayangkan bahwa saya adalah orang yang sangat beruntung. Dalam benak, saya membayangkan telah memiliki keluarga, pekerjaan yang mapan, memiliki anak, dan kesempurnaan datang pada diri saya. Setiap hari, sebelum melakukan sesuatu atau mengejar target hidup, saya membayangkan bahwa