Apakah Hypnosis Berbahaya?

Sebenarnya, kondisi hypnosis merupakan kondisi alamiah pikiran, yang tanpa kita sadari, kita pun sering berada dalam kondisi itu sehari-hari. Saat Anda sedang menonton film, Anda larut dengan film tersebut dan tak menyadari keadaan sekitar; pada saat Anda mengendarai mobil, lalu tiba-tiba Anda telah sampai di tempat tujuan Anda tanpa terasa; atau saat Anda mendengarkan alunan musik kesayangan, Anda seakan-akan masuk ke dalam lagu.

Hipnosis dapat diartikan sebagai sebuah kondisi relaks, fokus, atau konsentrasi. Sebenarnya, hypnosis memang cukup sulit untuk didefinisikan. Namun, belakangan, hypnosis diasumsikan sebagai sebuah kondisi mirip tidur atau keadaan saat pikiran dalam kondisi bawah sadar.

Dalam kenyataannya, memang ada kondisi khusus saat otak manusia dapat dengan mudah menerima saran atau masukan (sugesti). Kondisi khusus ini ditemukan setelah dilakukannya penelitian terhadap kondisi otak selama hypnosis (dengan alat EEG) Ternyata, ketika seseorang berada kondisi hipnosis atau trans (trance), muncullah kondisi pikiran yang “tidak biasa”.

Saat berada dalam kondisi hipnosis, sebagian orang mungkin hanya merasakan sebuah kondisi relaksasi biasa. Namun, sebenarnya, ketika dihipnosis, ada sebuah perubahan aktivitas dalam otak seseorang. Kondisi tersebut hampir sama pada saat menjelang tidur, yaitu adanya pergeseran kondisi dari kondisi Beta ke kondisi Alpha dan Theta

Kondisi Alpha adalah kondisi yang menyenangkan seperti pada saat melamun. Dalam kondisi ini, pikiran sangat terbuka sehingga mudah melakukan visualisasi dan memiliki pengalaman indrawi yang luar biasa. Sedangkan kondisi Theta hampir mirip seperti saat kita bermimpi, namun saat kondisi tersebut kita masih dapat menerima sugesti/saran, berbeda saat seseorang tertidur pulas, ia tidak dapat mendengar/menerima saran apapun. Semakin Anda merasakan realitas dari kondisi tersebut, efeknya semakin Anda rasakan pada saat Anda bangun.

Dalam sebuah sesi hypnosis, Anda dipandu oleh seorang ahli hypnosis/hypnotherapy yang disebut juga dengan “pengamat”. Pengamat hanyalah pemandu Anda, semua kendali tetap di tangan Anda. Seorang pengamat akan mengamati perkembangan Anda selama Anda dalam kondisi hipnosis sehingga membuat Anda merasa aman dan nyaman. Selama hipnosis, Anda dapat memercayakan diri kepada pengamat yang akan terus berada di samping Anda. Namun, ingat, pengamat bukanlah seorang pemandu rohani, ia adalah seorang ilmuwan yang mengamati fungsi ilmiah pikiran manusia selama sesi hipnosis berlangsung.

Jadi, apakah hipnosis berbahaya? Dalam kenyataannya, hipnosis dapat membantu pikiran menjadi jauh lebih tajam dan lebih peduli secara kejiwaan. Secara aktual, hipnosis dapat memberikan keamanan dan kenyamanan karena dapat membuat seseorang menjadi lebih peduli terhadap kondisi lingkungannya setiap hari.

Salam Wisdom Hypnotherapy

Andri Hakim